Siti Rohaya PMI Asal Sepatan Diduga Disiksa Majikannya di Malaysia, Keluarga Minta Bantuan Presiden


HAITANGERANG.COM - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) bernama Siti Rohaya yang berasal dari Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dilaporkan menjadi korban penyiksaan oleh majikannya di Malaysia.
Ayah Siti, Kartim, mengungkapkan bahwa ia mengetahui peristiwa tersebut setelah pihak Polsek Sepatan mengunjungi rumahnya untuk memberikan informasi bahwa anaknya sedang dirawat intensif akibat dugaan penganiayaan. "Mereka ngasih tahu kalau anak saya dirawat di Malaysia," kata Kartim saat diwawancarai pada Senin, 2 November 2026.
Setelah menerima kabar tersebut, Kartim segera menghubungi mantan istrinya untuk mengonfirmasi keberangkatan Siti ke Malaysia, yang sebelumnya tidak ia ketahui. Ia menjelaskan bahwa putrinya mengalami luka bakar di sekujur tubuh, yang diduga disebabkan oleh air keras. "Luka kalau sekujur badan. Katanya terbakar sama air keras atau apa saya tidak tahu," jelasnya.
Kartim juga menyampaikan bahwa pihak Kepolisian Malaysia telah menangkap enam orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap Siti. "Katanya udah ketangkep, ada enam orang. Sekarang nih anak saya kan mau dibawa ke pengadilan," ujarnya.
Kartim berharap agar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dapat segera memberikan bantuan untuk memulangkan anaknya. "Saya minta tolong ke Bapak Presiden agar membantu kepulangan anak saya, karena saya khawatir," tutupnya.