Proses rekrutmen pegawai di Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang telah mengikuti ketentuan yang berlaku sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 23 Tahun 2024 mengenai Organ dan Kepegawaian Badan Usaha Milik Daerah Air Minum.
Salah satu aspek penting dalam pendaftaran adalah syarat kesehatan bagi calon pegawai. Ketua Panitia Seleksi (Pansel) dari Lembaga Sains Terapan Universitas Indonesia (LST UI), Fakhrudin, menjelaskan bahwa dokumen kesehatan yang diperlukan pada tahap pendaftaran bukanlah hasil medical check up (MCU), melainkan hanya surat keterangan sehat.
“Karena medical check up itu nanti dilakukan kalau sudah lolos seleksi. Jadi yang sekarang ini sebetulnya surat keterangan sehat sudah cukup,” ungkap Fakhrudin kepada TNGNEWS.ID pada Selasa (22/9/2026).
Surat keterangan sehat tersebut dapat diperoleh dari fasilitas kesehatan pemerintah sesuai dengan ketentuan pendaftaran. Hal ini berarti peserta tidak perlu menjalani MCU yang memerlukan biaya lebih tinggi pada tahap awal seleksi.
Fakhrudin menambahkan bahwa MCU baru akan dilakukan setelah peserta berhasil melewati semua tahapan seleksi dan dinyatakan sebagai calon pegawai yang diterima. “Nanti kalau sudah dinyatakan lolos seleksi, baru menjalani medical check up di Rumah Sakit UI yang seluruh biayanya ditanggung pihak Perumda Tirta Benteng,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa biaya pemeriksaan kesehatan yang beredar di masyarakat harus dilihat secara proporsional. Biaya untuk surat keterangan sehat lebih terjangkau dibandingkan dengan biaya MCU lengkap. Sedangkan untuk pemeriksaan narkoba, tarifnya bervariasi tergantung pada fasilitas kesehatan yang digunakan.
Perumda TB membuka rekrutmen mulai tanggal 18 September 2026 hingga 1 Oktober 2026 dengan kuota 60 pegawai untuk 14 posisi jabatan, dan proses ini melibatkan LST UI. Rekrutmen ini juga telah dibahas dengan pihak Kejaksaan sebagai pengacara negara dan berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri.
Tahapan seleksi yang dirancang oleh LST FMIPA UI mencakup seleksi administrasi, tes psikotes tertulis, focus group discussion (FGD), serta wawancara yang akan dilakukan oleh psikolog bersertifikat. Tes tertulis dijadwalkan berlangsung di lingkungan Universitas Indonesia, Depok.
Kabar Terkini Tangerang dan Sekitarnya







