Jumat, 30 Oktober 2026 11:07 WIB

JEC Gelar Skrining Mata Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Tangerang

HAITANGERANG.COM - Ratusan warga kurang mampu mengikuti skrining kesehatan mata yang diadakan di Syafana Islamic School Secondary Campus, Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini

JEC Gelar Skrining Mata Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Tangerang

HAITANGERANG.COM - Ratusan warga kurang mampu mengikuti skrining kesehatan mata yang diadakan di Syafana Islamic School Secondary Campus, Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif JEC Eye Hospitals and Clinics yang bekerja sama dengan Parent Teacher Association (PTA) Secondary Syafana Islamic School, dalam rangka memperingati World Sight Day 2026.

Dengan tema “Melihat Lebih Jelas, Berbagi Lebih Luas”, acara ini menargetkan 250 hingga 300 peserta, termasuk tenaga pendidik, staf sekolah, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan, terutama kelompok dhuafa dan anak didik dari Atta’awun Educare Kampus Lengkong.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sekitar 17% dari 55 juta penduduk berusia di atas tujuh tahun yang menjalani skrining kesehatan mata pada 2025 mengalami gangguan penglihatan seperti miopia, hipermetropia, dan astigmatisme. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD, Senior Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics, menekankan pentingnya deteksi dini untuk mengatasi kelainan refraksi. Ia menyatakan, "Kelainan refraksi dapat dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kondisi ini kerap tidak disadari sejak awal, padahal dapat memengaruhi kenyamanan belajar, produktivitas, hingga kualitas hidup sehari-hari." Ia juga menyarankan agar pemeriksaan mata dilakukan secara berkala setiap enam bulan hingga satu tahun.

Sundus Wahidah, Ketua PTA Secondary Syafana Islamic School, menambahkan bahwa partisipasi komunitas sekolah dalam kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang penting bagi siswa. "Pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar," ujarnya.

Kegiatan ini juga didukung oleh M-Optik JEC yang menyediakan pilihan bingkai dan lensa kacamata bagi peserta berdasarkan hasil pemeriksaan. Mubadiyah, Kepala Divisi Marketing dan Komunikasi JEC Eye Hospitals and Clinics, berharap sinergi ini dapat menginspirasi institusi pendidikan lainnya untuk memperluas akses kesehatan mata bagi masyarakat.