Jumat, 30 Oktober 2026 20:43 WIB

Pemkot Tangsel Siaga Banjir dan Penyakit Musiman

HAITANGERANG.COM - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) meningkatkan upaya mitigasi banjir dan kewaspadaan terhadap kemungkinan penyebaran penyakit seiring dengan meningkatnya curah huja

Pemkot Tangsel Siaga Banjir dan Penyakit Musiman

HAITANGERANG.COM - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) meningkatkan upaya mitigasi banjir dan kewaspadaan terhadap kemungkinan penyebaran penyakit seiring dengan meningkatnya curah hujan di daerah tersebut.

Sebagai respons terhadap peningkatan intensitas hujan, berbagai perangkat daerah, termasuk Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Dinas Kesehatan, telah diaktifkan untuk bersiaga dalam menghadapi risiko genangan, banjir, serta lonjakan kasus penyakit musiman seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), diare, dan leptospirosis.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangsel, Tubagus Asep Nurdin, mengungkapkan bahwa Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, telah memberikan instruksi kepada seluruh jajaran hingga tingkat kelurahan untuk memastikan kesiapan posko siaga banjir, operasional pompa mobile, dan pembersihan saluran air secara rutin.

"Wali Kota memprioritaskan penanganan dari aspek infrastruktur fisik hingga perlindungan kesehatan warga secara bersamaan," kata Asep pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Asep juga mengimbau masyarakat untuk mengenali jalur evakuasi mandiri dan mematikan instalasi listrik di rumah jika ketinggian air mulai meningkat, guna menghindari risiko sengatan listrik.

Selain masalah banjir, Pemkot Tangsel juga menyoroti risiko kesehatan. Masyarakat diminta untuk menerapkan gerakan 3M Plus (menguras, menutup, dan mendaur ulang) untuk mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab DBD.

Warga juga diingatkan untuk menjaga kebersihan dalam konsumsi air dan makanan untuk menghindari diare.

"Warga yang terpaksa beraktivitas di tengah genangan banjir juga diimbau menggunakan alat pelindung diri seperti sepatu bot untuk mencegah risiko infeksi kulit dan leptospirosis yang berasal dari kotoran hewan terbawa air," tambah Asep.

Pemkot Tangsel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan dan aktif memantau informasi resmi dari pemerintah daerah terkait situasi cuaca dan layanan darurat.